Berbagai Macam Potensi Bahaya dalam Bekerja di Ruang Terbatas

bahaya bekerja di ruang terbatas
Image via fire-sec.co.uk

Mengenal potensi bahaya kerja di ruang terbatas perlu diketahui pihak-pihak yang terlibat dalam proyek yang sedang ditangani. Ruang terbatas atau confined space berbeda dengan tempat kerja kebanyakan. Maka, dibutuhkan prosedur atau regulasi kerja yang disepakati semua pihak demi menjamin keselamatan dan keamanan pekerja maupun aset perusahaan.

Definisi dan klasifikasi confined space

Confined space merupakan ruang berukuran besar dan luas yang memungkinkan pekerja masuk serta mengerjakan tugasnya. Namun, akses masuk dan keluarnya terbatas, karena memang tak dirancang sebagai tempat kerja kebanyakan. Jenis-jenis confined space atau ruang terbatas mencakup sewer, tangki/bejana, pipa/ducting, hopper, bunker, serta lubang berkedalaman minimal 1,5 meter.

Selain itu, confined space juga diklasifikasikan menjadi:

  • Confined space dengan izin masuk. Kategori ruang terbatas ini biasanya mempunyai minimal satu potensi bahaya. Risiko tersebut meliputi gas atmosfer berbahaya, material yang berpotensi memerangkap para pekerja di dalam; struktur atau konfigurasi yang berisiko memerangkap para pekerja, dan bahan-bahan lain seperti listrik hingga panas;
  • Confined space tanpa perlu izin masuk. Kategori ruang terbatas ini tidak memiliki spesifikasi tempat seperti versi di poin sebelumnya.

Potensi-potensi yang berada di confined space

Jika dilihat berdasarkan jenis, confined space umumnya digunakan pekerja di bidang konstruksi—salah satu lapangan kerja yang cukup riskan dijalani. Untuk mengurangi potensi bahaya kerja di ruang terbatas, Anda dapat kenali daftar risikonya berikut ini.

  • Kekurangan atau kelebihan oksigen

Level oksigen yang diizinkan dalam ruang kerja terbatas adalah 19,5% sampai 20,8%. Kurangnya kadar oksigen atau asfiksia biasanya disebabkan pemakaian atau perpindahan oksigen selama pembakaran zat-zat mudah terbakar, proses bakterial atau fermentasi, hingga reaksi kimia. Sementara itu kelebihan oksigen yang berpeluang mengakibatkan kebakaran hingga ledakan bisa dicegah menggunakan oksigen murni untuk ventilasi dan menempatkan tangki gas bertekanan pada ruang terbatas.

  • Bahan-bahan mudah terbakar dan meledak

Confined space biasanya menampung sejumlah bahan-bahan yang mudah terbakar maupun meledak untuk kebutuhan kerja. Jika tidak disimpan dengan tepat, bahan-bahan tadi akan memberikan dampak buruk di lokasi kerja. Beberapa faktor yang memicu kebakaran atau ledakan di antaranya kadar oksigen berlebih, ada gas atau uap yang mudah tersulut api, dan adanya sumber api dari percikan pengelasan, penggerindaan, hingga abu rokok yang masih menyala.

  • Bahan-bahan yang mengandung racun

Bukan hanya ruang gerak yang terbatas, confined space juga memiliki ventilasi yang sebenarnya kurang menyehatkan. Apalagi kalau ruangan tersebut berpotensi memerangkap pekerja dalam sirkulasi udara yang kurang maksimal. Pasalnya, confined space menjadi tempat dari gas beracun seperti CO2, CO, dan NH3. Potensi bahaya kerja di ruang terbatas tersebut pada umumnya berasal dari pekerjaan-pekerjaan seperti pengelasan, penggerindaan, dan lain sebagainya.

  • Perangkap-perangkap dalam ruang terbatas

Dalam hal ini, perangkap dapat muncul dari beberapa kondisi tertentu. Misalnya, dari bahan-bahan padat atau cairan yang mengalir di lokasi kerja. Jika tidak cepat ditangani, para pekerja akan terperangkap dan sulit keluar dari confined space. Apabila terdapat padatan maupun cairan yang berpotensi jadi perangkap di ruang terbatas, pengelola perlu mengisolasi atau menutup lokasi secepatnya untuk menyelamatkan para pekerja demi keselamatannya.

  • Struktur dan konfigurasi ruangan/tempat

Sejumlah confined space mempunyai struktur atau konfigurasi yang berisiko memicu kecelakaan di tempat kerja. Sebut saja tangga yang kurang kokoh, permukaan lantai yang dibiarkan basah atau licin, area sempit, hingga penerangan/pencahayaan tak memadai. Struktur yang berbahaya tersebut biasanya luput dari pengawasan atau malah dibiarkan. Dapat dibayangkan sendiri apa yang akan terjadi kalau konfigurasi tadi tidak mendapatkan penanganan tepat.

  • Sumber-sumber potensi bahaya lainnya

Selain dari faktor-faktor di atas, ada sumber-sumber lain yang dapat menjadi potensi bahaya di ruang terbatas. Sebut saja bahaya mekanik yang berasal dari putaran impeler yang lupa dimatikan. Kemudian, sambungan kabel atau instalasi listrik yang kurang sesuai berpeluang menyebabkan sengatan listrik pada pekerja di confined space. Penting bagi pekerja maupun pengelolanya untuk memperhatikan risiko yang jarang terjadi tersebut.

Semoga informasi potensi bahaya kerja di ruang terbatas ini bermanfaat!

Armein Hutagaol
About Armein Hutagaol 174 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.