Contoh Objective dan Target Program K3 untuk Kontraktor

objective dan target k3
Image via consulweb.net

Berdasar hasil identifikasi, penilaian serta pengendalian resiko yang sudah dikerjakan, OHSAS 18001 mensyaratkan untuk menyusun hse objektif and target serta program kerja:

  • Organisasi harus mengambil keputusan, menggerakkan serta memilihara dokumen objektif K3 pada fungsi serta tingkatan yang sesuai sama dalam organisasi.
  • Objektif sebisa mungkin bisa terarah, berkelanjutan dengan kebijakan K3 termasuk juga prinsip untuk mencegah cedera serta penyakit disebabkan kerja, pemenuhan pensyaratan hukum yang berlaku serta pensyaratan lain yang diacu organisasi serta untuk peningkatan berkepanjangan.
  • Ketika mengambil keputusan serta membahas objektifnya, organisasi mesti memasukan kedalam pertimbangan perihal kriteria perundangan serta persyaratan yang lain diacu organisasi, serta resiko K3. Termasuk pilihan tehnologi, finasial, operasianal serta kriteria bisnis serta pandangan dari pihak berkenaan yang relevan.
    Tiap-tiap perusahaan yang memakai layanan atau peralatan dari perusahaan lain yang digolongkan juga sebagai subkontraktor jadi bakal mengambil keputusan kebijakan maupun ketentuan sebagai usaha untuk menjaring serta menilai calon subkontraktornya.

Terdapat banyak hal yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan serta mesti di ketahui bahwa calon subkontraktor penuhi prasyarat dengan cara administrasi, keuangan serta keselamatan kerjanya.
Dilingkungan migas sistem ini telah dibakukan jadi ketentuan yang harus dikerjakan oleh perusahaan. Juga sebagai calon subkontraktor tentu mesti mengerti prosedur ini.

Pada sistem implementasi dari keselamatan kerja perusahaan, tentu telah dilengkapi dengan kebijakan, prosedur. Kemampuan keselamatan disetiap operasional perusahaan butuh dikelola dengan baik, dengan maksud pencegahan pada kecelakaan. Kemungkinan kecelakaan dapat berlangsung dari tiap-tiap sistem pekerjaan, jadi sudah pasti usaha-usaha pencegahan ini mesti dikerjakan disemua segi secara detail.

Tiap-tiap aktivitas dari implementasi keselamatan sebaiknya didokumentasikan dengan baik serta tiap-tiap orang dapat memperoleh info yang pasti serta akurat. Kembali lagi ke permasalahan perusahaan yang bakal jadi subkontraktor di perusahaan lain. Yaitu keharusan calon subkontraktor untuk memberi info perihal bagaimanakah kemampuan keselamatan di sampaikan ke calon client. Kami berupaya sedikit sediakan maupun memberi info pada seluruhnya pembaca, serta tentu semoga dapat dipahami.

Jadi apa sajakah info maupun dokumentasi perihal keselamatan kerja yang perlu di sampaikan serta bukti-bukti apapun yang juga mesti dilampirkan, Departemen HSE yang pasti telah mempunyai atau ada bukti-bukti implementasi, tetapi ada saja kekurangan maupun yg tidak di ketahui.

Berikut adalah contoh HSE Objektif and Target untuk System Manajemen K3 untuk Kontraktor :

Persyaratan Penilaian Program SMK3 Kontraktor

  1. PERNYATAAN KEBIJAKAN
  • Pastikan diperusahaan anda dikerjakan HSE Management meeting dengan cara terjadwal, umumnya dikerjakan bulanan. Buat susunan organisasi dari tim ini.
  • Dokumentasikan berbentuk MOM, serta yakinkan ada daftar hadirnya.
  • Materi serta topic pembahasannya yaitu umum, menyangkut seluruhnya operasional perusahaan.

2. HSE MANAGEMENT MEETING

  • Pastikan diperusahaan anda dikerjakan HSE Management meeting dengan cara terjadwal, umumnya dikerjakan bulanan. Buat susunan organisasi dari tim ini.
  • Dokumentasikan berbentuk MOM, serta yakinkan ada daftar hadirnya.
  • Materi serta topic pembahasannya yaitu umum, menyangkut seluruhnya operasional perusahaan.

3. HSE TARGET, OBJECTIVE DAN HSE PLAN

  • Tentukan Tujuan, Obyektif serta HSE Plan yang di tandatangani oleh pimpinan paling tinggi perusahaan.

4. MANAGEMENT VISIT

  • Buat jadwal dengan cara kontinyu, management visit ke tempat atau ke ruang kerja anda, hal semacam ini dikerjakan oleh satu tingkat BOD. Kerjakan pertemuan-pertemuan serta penelusuran. Yakinkan didokumentasikan berbentuk MOM, Photo serta Daftar Ada.

5. ORGANISASI K3

  • Tentukan departemen HSE serta berikanlah penugasan spesial berbentuk susunan organisasi serta tugasnya.

6. PERATURAN DASAR K3

  • Buat dasar atau Ketentuan K3 tercatat & disebarluaskan. Dasar program reward serta punishment.

7. PROGRAM LATIHAN K3

  • Buat daftar keperluan training untuk seluruhnya karyawan
  • Buat Matriks Training serta implementasikan, dokumentasikan.

8. PROGRAM PEMELIHARAAN PERALATAN

  • Buat program pemeliharaan seluruhnya perawatan serta didokumentasikan, kerjakan inspeksi dengan cara berkala pada seluruhnya peralatan penunjang operasional, termasuk juga kalibrasi maupun sertifikasi peralatan.

9. KEBIJAKAN OBAT-OBATAN TERLARANG

  • Yakinkan ada, disosialiasikan serta didokumentasikan

10. MANAJEMEN TRANSPORTASI

  • Buat system pengelolaan alat transportasi perusahaan, dokumentasikan
  • Berikanlah kursus seperti Defensive Driving maupun yang lain, dengan maksud untuk hindari kecelakaan dalam berkendara.

11. ALAT PELiNDUNG DIRI

  • Yakinkan ada dokumen perihal stok, distribusi, kursus penggunaan serta inspeksinya

12. PROGRAM ORIENTASI PEKERJA

  • Tujuan dikerjakan serta direncanakan tercatat dengan Tujuan terencana serta berbentuk instruksi tuntunan, kerjakan observasi serta pelajari pekerja.

13. PROGRAM SAFETY MEETING

  • Buat jadwal meeting, baik tiap-tiap shift, harian, mingguan maupun bulanan, serta didokumentasikan.

14. PROGRAM INSPEKSI

  • Buat program inspeksi K3 dengan cara terjadwal, Referensi serta tindak lanjut di laporkan untuk perbaikan serta di dokumentasikan.

15. LAPORAN KINERJA HSE

  • Yakinkan dengan merujuk pada HSE Plan, buat laporan dengan cara berkala contoh bulanan. Kerjakan evaluasinya

16. PENYELIDIKAN KECELAKAAN

  • Tiap-tiap bentuk kecelakaan mesti diinvestigasi serta tindaklanjuti tiap-tiap rekomendasinya, berbagi ke seluruhnya pekerja, supaya tak terulang lagi. Dokumentasikan dari tiap-tiap sistem.

17. PROSEDUR KERJA & TINDAK TANGGAP DARURAT

  • Buat Prosedur kerja tercatat kerjakan pengawasan, buat simulasi serta pelajari akhirnya.

18. KESEHATAN KERJA

  • Buat ketentuan perihal pemeliharaan kebersihan kebersihan & kesehatan serta di sosialisasikan pada pekerja Program pelaksanaan

19.PENGELOLAAN LINGKUNGAN

  • Buatlah kebijakan atau prosedur pengelolaan lingkungan, seperti pembuangan sampah oli bekas harus diatur dan ditampung khusus dan atau bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan sampah B3

 

 

Armein Hutagaol
About Armein Hutagaol 164 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.