Jenis jenis Kecelakaan yang Sering Terjadi di Tempat Kerja

jenis jenis kecelakaan di tempat kerja
Image via futuready.com

jenis – jenis kecelakaan kerja – Banyak jenis kecelakaan kerja yang terjadi saat bekerja. Jika dilihat dari parah-tidaknya, tingkatannya bermacam-macam, dari yang ringan sampai level berat. Ulasan berikut ini akan menjelaskan jenis atau macam kecelakaan kerja.

Secara umum, kecelakaan kerja itu dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kecelakaan ringan dan kecelakaan berat.

– Kecelakaan ringan adalah kecelakaan yang mengakibatkan luka namun tidak berdampak serius. Kecelakaan jenis ini juga tidak berakibat terhadap gangguan organ pada tubuh maupun terjadinya cacat. Jika pekerja mengalami kecelakaan jenis ini, biasanya hanya butuh waktu pemulihan selama 1 hari.

– Kecelakaan berat adalah kecelakaan yang berakibat pada terganggunya organ tubuh pekerja atau sampai menimbulkan cacat tetap atau gangguan jiwa. Pada kejadian ini, pekerja butuh waktu recovery yang lebih lama yaitu lebih dari 1 hari.

Adapun jika dilihat dari tingkat keparahan kerja, organisasi tenaga kerja ILO memiliki standar tingkat parahnya kecelakaan yang terjadi terhadap jumlah hari kerja yang hilang. Berikut ini jenis kecelakaan kerja yang termasuk kategori berat itu.

– Mengalami cacat mata sebelah berakibat hilangnya waktu kerja selama 1.800 hari

– Cacat lengan tangan kanan atau kiri menyebabkan hilang waktu kerja 750 hari

– Mengalami cacat ibu jari tangan membuat hilang waktu kerja selama 600 hari

– Mengalami cacat pada jari telunjuk membuat  hilang waktu kerja selama 400hari

– Mengalami cacat pada jari-jari kaki membuat 400 hari kerja hilang

– Jika mengalami kecelakaan di dahi, berakibat hilang waktu kerja selama 300 hari

– Jika alami cacat di jari manis, berpotensi membuat hilang waktu kerja selama 240 hari

– Dan jika jari tengah yang cacat, berakibat hilang waktu kerja selama 300 hari

Adapun mengenai macam kecelakaan kerja berdasar kejadiannya dapat dikategorikan sebagai berikut.

– Jatuh dari ketinggian. Pekerja terjauh saat melakukan pekerjaan dari ketinggian.

– Tertabrak. Pekerja ditabrak oleh kendaraan yang melintas.

– Kejatuhan benda. Pekerja tertimpa benda dari atas.

– Menabrak. Pekerja menabrak benda, obyek atau bahan tertentu.

– Tersangkut. Bagian tubuh atau pakaian yang dikenakan pekerja tersangkut pada mesin atau obyek lainnya.

– Tergelincir atau jatuh. Pekerja tergelincir karena mungkin lantainya licin.

– Terkena setrum. Pekerja mengalami kecelakaan karena terkena aliran listrik.

– Terbakar. Pekerja mengalami terbakar pada bagian tertentu tubuhnya yang disebabkan percikan api atau zat kimia

Lalu dari sekian banyak jenis kecelakaan diatas, manakah yang paling sering terjadi? Kecelakaan yang mana juga yang paling berbahaya?

Menurut catatan dari hse.gov.uk, jika dilihat dari parah tidaknya kecelakaan yang terjadi, maka kecelakaan kerja yang paling berat adalah:

– jatuh dari ketinggian

– tertimpa benda berat

– tertabrak kendaraan.

Sementara untuk jenis kecelakaan kerja yang paling sering terjadi adalah:

– terjatuh/tergelincir

– terkena setrum,

– cedera saat mengangkat barang

Adapun dampak dari kecelakaan kerja yang paling sering terjadi itu mengakibatkan hal berikut

– keseleo

– cedera punggung

– cedera kepala

– cedera pada bagian leher

Tentu saja untuk jenis kecelakaan kerja yang terjadiitu berbeda-beda, bergantung dari profesi pekerja. Misalkan saja seorang tukang masak tentu resiko mengalami terbakar atau teriris lebih tinggi dibanding tukang bangunan.

Adapun jika dilihat dari sektor usaha, kecelakaan kerja yang paling sering terjadi itu ada pada sektor pertanian. Laporan dari workplacesafetyadvice.co.uk menyebut bahwa terjadi 2240 kecelakaankerja per 100.000 pekerja untuk sektor Pertanian. Disusul di peringkat berikutnya adalah untuk sektor Konstruksi (1.550 kejadian) dan sektor Transportasi(1.350 kejadian). Sedangkan untuk sektor kerja yang paling rendah kemungkinan mengalami kecelakaan adalah pada sektor Keuangan dan Pendidikan.

Untuk itu, bagi Anda yang bekerja di sektor pertanian, konstruksi dan transportasi harus meningkatkan level safety-nya. Agar keamanan dan keselamatan diri bisa terus terjaga.

Apapun jenis kecelakaan kerja itu, kita harus wajib menghindarinya. Sebab, banyak dampak negatif yang diakibatkan setelah terjadinya kecelakaan kerja. Bukan hanya bagi karyawan maupun keluarga tapi juga perusahaan dan masyarakat. Nah itu, semua pihak juga dapat berkontribusi agar dapat meminimalkan kecelakaan yang tidak perlu itu.

Iklan Sponsor

iklan mediak3
Armein Hutagaol
About Armein Hutagaol 186 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.