Standar Isi Kotak P3K di Tempat Kerja

standar isi kotak P3K

standar isi kotak P3K – Sebagian dari kita mungkin sudah dengan sadar mempersiapkan kotak P3K, namun apakah sudah yakin bahwa kotak P3K tersebut sudah memenuhi standar? Tentu saja, standar kotak P3K akan berbeda antara yang dipersiapkan di rumah dan kotak P3K yang dipersiapkan di tempat kerja. Di rumah, kita sendiri harus mempersiapkan dan mengelola isi dan keadaan kotak P3K. Sementara di tempat kerja yang paling berkewajiban adalah perusahaan. Ada aturan-aturan dan standar tersendiri.

Isi Kotak P3KStandar Isi Kotak P3K

Berdasarkan Permenaker No. PER.15/MEN/VIII/2008, standar isi kotak P3K adalah sebagai berikut:

  1. Kasa Steril
  2. Perban ( lebar 5 cm )
  3. Perban ( lebar 10 cm)
  4. Plester ( lebar 1.25 cm)
  5. Plester cepat
  6. Kapas
  7. Kain segitiga / mittela
  8. Gunting
  9. Peniti
  10. Sarung tangan sekali pakai
  11. Sarung tangan sekali pakai berpasangan
  12. Masker
  13. Pinset
  14. Lampu senter
  15. Gelas cuci mata
  16. Kantong plastik bersih
  17. Aquades (10 ml larutan saline)
  18. Povidon lodin (60ml)
  19. Alkohol 70%
  20. Buku Panduan P3K di tempat kerja
  21. Buku catatan dan daftar isi kotak P3K

Masyarakat secara umum sangat mengenal kotak P3K, tetapi terkadang belum memahami isi kotak P3K yang ada di tempat kerja sehingga sering menambahkan obat yang ditelan seperti obat sakit kepala, obat sakit perut, obat maag dan lain-lain. Obat-obatan yang ditelah tersebut sangat tidak dianjurkan untuk dimasukkan ke dalam kotak P3K karena tergolong obat sedatif. Obat sedatif adalah obat-obat yang menciptakan ketenangan dan pengurangan rasa sakit, kecemasan, serta menyebabkan kantuk.

Kotak P3K biasa juga disebut First Aid Box adalah sarana yang harus disediakan baik itu di tempat kerja, di rumah, maupun di mobil dimana bertujuan untuk pertolongan pertama pada saat terjadi kecelakaan.

Khususnya di tempat kerja kotak P3K harus tersedia misalnya di area kantor, dan di area lapangan tempat kerja. Untuk di area lapangan tempat kerja, kotak P3K harus ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau dan terlindung dari panas matahari. Biasanya di pasang diarea shelter atau tempat beristirahat. 

Yang perlu diperhatikan kotak P3K di tempat kerja harus selalu dirawat dan dijaga. Harus ada daftar isi dan catatan pengambilan. Jika berkurang berarti ada yang menggunakan (ada yang terluka). Petugas K3 harus selalu memastikan kondisi kotak P3K dalam keadaan baik dan juga memastikan isinya masih lengkap, dan tidak ada obat-obatan yang kadaluarsa.

Petugas Fist Aider di lapangan harus tahu dimana lokasi kotak P3K di lapangan, karena mereka yang seharusnya memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan di tempat kerja. Dan kemudian dibantu oleh tim Tanggap Darurat (ERT) untuk pertolongan lebih lanjut, misalnya harus dievakuasi dengan menggunakan ambulance.

Dengan memiliki kotak P3K di tempat kerja akan mempermudah akses untuk memberikan pertolongan pertama dalam keadaan darurat kepada korban sebelum mendapat pertolongan lebih lanjut. Jadi, selalu pastikan kelengkapan isi kotak  P3K di tempat kerja Anda.

Demikian penjelasan singkat tentang standar isi kotak P3K.

 

Iklan Sponsor

iklan mediak3
Armein Hutagaol
About Armein Hutagaol 191 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Menyediakan Kotak P3K Sebagai Antisipasi | Media K3
  2. Ilmu Dasar Pertolongan Pertama Kecelakaan Kerja | Media K3

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*