Tanya Jawab Cara Bekerja dengan Aman di Ruang Terbatas/Confined Space

bahaya bekerja diruang terbatas, pengertian ruang terbatas, prosedur memasuki ruang tertutup, peraturan k3 ruang terbatas, cara memasuki ruang terbatas, contoh jsa ruang terbatas, ruang terbatas k3, contoh pekerjaan ruang terbatas, pertanyaan ruang terbatas, pengendalian ruang terbatas, training ruang terbatas
Image via esaco.co.id

bahaya bekerja diruang terbatas – Memahami panduan kerja di ruang terbatas akan membantu Anda yang hendak terjun ke lingkungan tersebut. Dibandingkan tempat kerja lainnya, ruang terbatas memiliki risiko kecelakaan tinggi. Sebuah penelitian yang dilaksanakan Occupational Safety and Healthy Service di Selandia Baru menyatakan bahwa bekerja di ruang terbatas mengundang bahaya 150 kali lebih tinggi daripada jenis pekerjaan lain.

Jadi, supaya Anda lebih mengerti, simak panduan bekerja secara aman di ruang terbatas berikut ini.

  1. Apa itu ruang terbatas?

Disebut juga dengan confined space, ruang terbatas merupakan area dengan akses masuk dan keluar yang tak seleluasa tempat kerja kebanyakan. Meski begitu, pekerja masih bisa melakukan tugasnya di dalam ruangan tersebut meski nantinya terperangkap. Beberapa lokasi yang mencakup ruang terbatas adalah tangki, bejana, saluran air kotor, jaringan pipa, terowongan bawah tanah, hingga galian. Masuk ke confined space biasanya membutuhkan izin juga kalau ada potensi bahaya di dalamnya.

  1. Risiko apa saja yang ada dalam ruang terbatas?

Keterbatasan ruang dan gerak di confined space sarat akan risiko. Di antaranya kekurangan maupun kelebihan oksigen, kebakaran atau ledakan yang diakibatkan bahan-bahan mudah terbakar, keracunan, sampai iritasi dan luka bakar. Adapun potensi bahaya lain yang lebih ringan yang perlu Anda waspadai selama mempelajari panduan kerja di ruang terbatas. Sebut saja bahaya dari energi mekanis, listrik, permukaan licin, temperatur ekstrem, benda jatuh, kebisingan, hingga tertutupnya akses masuk/keluar.

  1. Siapa saja pihak yang terlibat dalam tugas di ruang terbatas?

Pihak atau personel yang dilibatkan dalam pekerjaan di confined space mencakup pengawas kerja (entry supervisor), petugas utama atau pekerja yang secara fisik bertugas di ruangan (entrant), petugas madya atau pekerja yang berjaga di luar ruangan (attendant), dan petugas penyelamat/tanggap darurat. Semua personel yang masuk ke dalam daftar pekerjaan di confined space wajib mengikuti pelatihan terlebih dulu agar mampu melaksanakan tugas berdasarkan prosedur.

  1. Apakah pelatihan penting untuk personel di ruang terbatas?

Seperti yang telah disinggung, pelatihan diperlukan bagi semua personel yang dilibatkan pada pekerjaan di confined space. Program pelatihan yang mereka ikuti biasanya meliputi prosedur untuk bekerja aman di ruang terbatas, potensi bahaya atau risiko yang akan didapatkan, tindakan pengendalian, prosedur dalam situasi darurat, dan pemilikan, pemakaian, serta pemeliharaan alat-alat keselamatan. Dengan personel terlatih, maka peluang kecelakaan dapat ditekan dan pekerjaan cepat selesai sesuai harapan.

  1. Apa saja alat pelindung dan keselamatan yang dibutuhkan?

Alat pelindung diri yang biasanya dipakai personel mencakup safety helmet, earplug/earmuff, safety belt, face shield/goggles, safety boots, safety coverall, dan respirator. Sementara peralatan keselamatan pada panduan kerja di ruang terbatas pada umumnya dikenakan untuk pengujian dan pemantauan, pengaliran udara, komunikasi, penerangan tambahan, hingga penyelamatan kondisi darurat. Ada pula tabung udara yang akan digunakan bila pekerja masuk ke ruangan berbahaya atau beracun.

  1. Bagaimana penyelamatan dan tanggap darurat berlangsung?

Pihak manajemen diharuskan memilih tim penyelamat dan tanggap darurat yang akan diterjunkan. Lalu, ada peraturan yang harus diikuti, yakni membawa peralatan penyelamatan, memantau keselamatan saat kebakaran terjadi, mengendalikan lokasi sekitar, P3K dan CPR, layanan gawat darurat, dan pelatihan. Penyelamatan dapat dilakukan dengan dua metode, antara lain masuk langsung ke confined space atau berada di luar ruangan bila kecelakaan tidak terlalu parah.

  1. Apa saja yang harus diperhatikan di dalam ruang terbatas?

Personel biasanya akan mendapatkan persiapan sebelum masuk ke confined space. Selama bekerja, akan ada minimal satu orang yang berjaga di luar ruangan. Semua personel juga harus patuh terhadap rambu K3 ruang terbatas. Level gas dan temperatur dalam ruangan harus diperiksa secara berkala untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan terburuk. Jika situasi mengharuskan pemakaian alat bantu pernapasan, personel juga harus mengecek kandungan oksigen dalam tabung yang dibawa.

Demikian daftar pertanyaan beserta jawaban seputar confined space dan spesifikasi pekerjaannya. Mudah-mudahan panduan kerja di ruang terbatas ini dapat membantu Anda menjaga keamanan dan keselamatan selama sedang bertugas.

Armein Hutagaol
About Armein Hutagaol 157 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.