Tips Keselamatan Kerja dalam Pengelasan

keselamatan pengelasan
Image dari fmash.org

Setiap kali dilakukan pengerjaan pengelasan di tempat kerja, perlu diperhatikan tingkat keselamatannya. Untuk itulah mengetahui bagaimana keselamatan kerja dalam pengelasan itu menjadi sangat penting. Sebab pengerjaan pengelasan ini menghasilkan asap dan partikel yang bisa berbahaya bagi pekerja. Dalam artikel ini dibahas bagaimana cara untuk mengurangi tingkat paparan asap dan partikel sehingga pengelasan yang aman bisa tercapai.

Langkah Awal Pengelasan yang Aman

Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan dalam menciptakan keselamatan kerja pengelasan adalah dengan memastikan ventilasi atau sistem pembuangan yang efektif untuk melindungi dari paparan asap dan partikel yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit atau ketidaknyamanan saat bekerja.

Pekerjaan welding atau pengelasan sendiri merupakan pekerjaan yang sering dilakukan di sektor manufaktur atau konstruksi. Untuk itu, perusahaan maupun pekerja sangat penting untuk menyadari bahaya apa saja yang melekat dari pekerjaaan mengelas ini. Dengan begitu, baik perusahaan maupun pekerja bisa memberi proteksi agar pekerjaan mengelas selalu berlangsung dengan aman.

Salah satu bahaya dari pengerjaan mengelas adalah terkena paparan asap maupun partikel. Untuk itulah penting agar ada ventilasi atau sistem pembuangan yang efektif agar asap dan partikel yang dihasilkan tidak sampai membahayakan pengelas. Selain itu, pekerja perlu memakai respirator yang dapat membantu mengurangi tingkat terkena paparan asap.

Respirator adalah salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang harus dipakai pekerja saat mengelas. Terutama jika tempat pekerjaaan mengelas belum memiliki sistem ventilasi yang baik. Dan meskipun tempat pengelasan sudah terdapat ventilasi yang memadai, sebaiknya pekerja tetap memakai respirator. Sebab ventilasi yang ada tidak bisa untuk menghilangkan semua bahaya dari paparan itu.

Pemilihan repirator yang tepat juga sangat penting. Anda bisa pilih respirator sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan. Jika asap yang keluar masuk kategori beracun, maka respirator yang harus dipakai adalah yang dilengkapi dengan penyuplai udara (Supplied Air Respirator System).

Peran Perusahaan dalam Menciptakan Pekerjaan Pengelasan yang Aman

Tidak hanya dengan menyediakan respirator yang baik, pihak perusahaan juga perlu untuk menguji tingkat racun dari asap yang dihasilkan selama proses pengelasan. Hal ini sangat penting. Sebab sering kali asap beracun dari pekerjaan welding ini tidak berbau atau berwarna. Karena tidak kasat mata itu kemudian sering kali pekerja menjadi abai untuk waspada.

Untuk itu, perusahaan perlu melakukan pengujian tingkat toksisitas asap las dengan menggunakan alat pengujian. Dengan begitu, kandungan bahaya ini bisa dideteksi sejak awal. Sehingga tidak perlu terjadi kasus misalnya tukang las yang mengalami kelebihan terpapar asap.

Perusahaan bisa menguji tingkat kontaminan di udara dengan cara menempatkan pompa sampling udara di daerah pengelasan. Kemudian pompa ini akan mengambil sampel untuk kemudian dievaluasi di laboratorium agar diketahui tingkat kontaminan di tempat pengelasan.

Baru setelah diketahui tingkat kontaminan polusi udara, perusahaan bisa menetapkan sistem ventilasi yang paling efektif untuk mengurangi tingkat paparan ini. Tentu ini sangat tergantung dari lokasi pekerjaaan pengelasan juga.

Jika pekerjaan welding dilakukan di luar ruangan, seperti misalnya di galangan kapal, bisa ditaruh selang penghisap asap yang bisa menjadi saluran untuk membuang asap keluar dari lokasi pekerjaan. Atau bisa juga dengan menggunakan selang pembuangan lokal yang bisa lebih memudahkan bagi tukang las. Sementara jika pengerjaan dilakukan di dalam ruangan, sistem pembuangan asap portabel bisa menjadi pilihannya.

Apapun jenis saluran pembuangan asap yang dibutuhkan tentu bergantung dari situasi dan kondisi di lapangan. Namun tetap ini harus ada agar keselamatan dan kesehatan pekerja lebih terjamin.

Dengan demikian, bisa disimpulkan berikut ini yang perlu dilakukan untuk menciptakan keselamatan kerja pengelasan yaitu:

  1. Menguji tingkat racun asap hasil pengelasan
  2. Pemasangan ventilasi atau saluran pembuangan yang tepat
  3. Pekerja memakai respirator yang sesuai.

Pekerjaaan pengelasan tidak bisa dianggap sepele. Pekerjaan ini termasuk yang berkategori berbahaya. Karena itulah sudah menjadi kewajiban perusahaan dan pekerja untuk membuat lingkungan pengelasan yang aman dan sehat. Jangan pertaruhkan kesehatan pekerja hanya karena misalnya kita ingin menyelesaikan pekerjaan lebih cepat atau karena terlalu malas untuk mengikuti cara pencegahan agar tidak terpapar asap dan partikel hasil pengelasan.

Demikianlah tips keselamatan kerja dalam pengelasan yang dikumpulkan oleh MediaK3 dari berbagai sumber.

Armein Hutagaol
About Armein Hutagaol 144 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.