Prosedur Bekerja di Ketinggian

prosedur bekerja di ketinggian
Image via darmawansaputra.com

prosedur bekerja di ketinggian – Di banyak Negara, jatuh dari ketinggian adalah penyebab terbesar terjadinya kecelakaan fatal di area kerja pada saat bekerja di ketinggian.

Masalah yang sering terjadi adalah kecelakaan fatal terjadi ketika pekerja:

  • Jatuh dari scaffold, tangga, atau vehicles
  • Jatuh ketika berjalan di atas atap
  • Jatuh ke dalam galian atau lubang yang tidak diproteksi dengan pagar
  • Kejatuhan material dari ketinggian

Faktor-faktor umum yang menyebabkan orang jatuh dari tangga adalah disebabkan oleh overreaching, overbalancing dan pergerakan-pergerakan yang tiba-tiba dan tidak diinginkan.

Working at Height atau bekerja di ketinggian adalah pekerjaan dimana posisi atau tempat, termasuk posisi atau tempat dibawah tanah, dimana berpotensi untuk menyebabkan seseorang atau benda terjatuh. Seperti yang dikutip oleh Media K3 dari ECITB guidance, di beberapa negara: minimum jaraknya tidak disebutkan secara spesifik. Tapi banyak yang menggukan standar bekerja diatas 1,8m atau 2m sudah dikategorikan bekerja di ketinggian.

Orang yang berdiri di pinggir penggalian atau bekerja disitu sudah dikategorikan bekerja di ketinggian. Sementara orang yang bekerja di dalam penggalian juga dikategorikan bekerja di ketinggian karena memungkinkan benda jatuh ke atas mereka.

Pengendalian Resiko ( Hierarchy of Control )

Pertanyaan pertama yang harus kita ajukan adalah apakah kita perlu melakukan pekerjaan di ketinggian tersebut ? Apakah pekerjaan tersebut bisa dilakukan di ground level (permukaan tanah) dan kemudian dipasang atau diangkat ke posisinya setelah selesai ?

Jika sudah tidak ada pilihan lagi dan terpaksa harus dilakukan bekerja di ketinggian maka prioritas selanjutnya adalah bagaimana melindungi pekerja agar tidak terjatuh dari ketinggian.

Collective fall protection:

Menggunakan platform yang benar-benar kokoh dan guardrails saat berdiri di ketinggian. Kondisi ini tujuan untuk melindungi pekerja agar tidak terjatuh saat bekerja di ketinggian. Tambahan peralatan lain seperti: fit safety nets, air bags atau crash decking

Individual Fall Protection

Untuk individual fall protection dapat menggunakan safety harness dan line sebagai persyaratan minimumnya.

Risk Assessment

Sebelum mulai bekerja risk assessment harus dibuat dan dilengkapi dimana tindakan pengendalian harus dilakukan untuk melindungi pekerja dari resiko kejatuhan atau terjatuh dari ketinggian. Pengawasan juga harus dilakukan saat pekerjaan berlangsung untuk memastikan semua persyaratan K3 sudah dipenuhi.

 

Iklan Sponsor

iklan mediak3
About Armein Hutagaol 199 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Mengurangi Resiko Bekerja di Ketinggian | Media K3
  2. Tips Keselamatan Bekerja di Ketinggian | Media K3 Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*