Jenis jenis sarung tangan APD dan fungsinya

jenis jenis sarung tangan apd dan fungsinya
Image via safestart.com

jenis jenis sarung tangan apd dan fungsinya – Kulit manusia termasuk mudah terluka sehingga perlu pelindung saat akan melakukan berbagai kegiatan yang berisiko. Ada banyak masalah kulit yang bisa dialami di tempat kerja, berikut ini beberapa masalah yang umum dihadapi:

  1. Terpotong dan tertusuk

Mesin dan peralatan yang tajam dapat dengan mudah merusak kulit khususnya kulit tangan. Luka yang ringan bisa diatasi dengan menggunakan plester, sedangkan luka yang dalam membutuhkan penanganan khusus seperti operasi.

  1. Tergores

Luka tergores terjadi pada permukaan kulit yang terjadi jika ada benda yang merobek bagian epidermis, lapisan luar dari kulit.

  1. Masalah suhu

Bekerja di tempat atau peralatan yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat menyebabkan kulit mengalami luka bakar atau kedinginan.

  1. Luka karena zat kimia

Beberapa zat kimia di tempat kerja dapat melukai kulit baik itu berupa cairan, padat, atau gas. Misalnya saja semen yang dapat membuat kulit terbakar karena tingginya tingkat pH. Para pekerja biasanya tidak menyadarinya sampai kulit mereka benar-benar mengalaminya.

  1. Dermatitis

Bekerja dengan bahan kimia tertentu dapat menyebabkan dermatitis yang gejalanya berupa kulit kemerahan, panas, gatal dan iritasi. Beberapa pekerja bisa saja tahan dengan bahan kimia tertentu sedangkan sebagian lagi tidak.

Bahaya pada kulit di tempat kerja bisa sangat berbeda sehingga membutuhkan alat pelindung kulit yang berbeda sesuai kebutuhan. Seperti halnya alat pelindung pernapasan yang tidak dapat digunakan untuk semua situasi, sarung tangan juga tidak ada yang serba guna karena disesuaikan dengan kebutuhan atau fungsi tertentu saja.

Seperti kebanyakan alat pelindung diri, sarung tangan akan disesuaikan dengan tugas dan risiko tertentu. Sarung tangan juga perlu digunakan secara benar sehingga bisa melindungi kulit dengan baik. Saat akan memilih sarung tangan, cari tahu dulu risiko pekerjaan yang akan dijalani. Misalnya saja apakah pekerjaan tersebut akan berhubungan dengan zat kimia ataukah dengan benda tajam. Perlu diperhatikan juga apakah kenyamanan sarung tangan dapat menunjang pekerjaan tersebut terselesaikan dengan baik.

Berikut ini beberapa jenis sarung tangan yang diperuntukkan bagi pekerja:

  1. Kulit: sarung tangan dari kulit digunakan untuk melindungi kulit dari abrasi.
  2. Cut-resistant/anti potong: sarung tangan jenis ini dapat terbuat dari beragam material termasuk serat sintesis atau alami dan dapat digunakan untuk mencegah kulit tangan tertusuk, terpotong, atau tergores.
  3. Chemical-resistant/anti zat kimia: sarung tangan ini juga terbuat dari beragam material misalnya latex, nitrile dan bahan karet serta sintesis lainnya. Sarung tangan ini dapat membantu mencegah dermatitis dan luka bakar karena bahan kimia.
  4. Insulated: sarung tangan jenis ini memiliki tambahan lapisan untuk melindungi tangan dari suhu yang terlalu panas atau dingin baik itu suhu lingkungan kerja atau saat memegang benda.
  5. Anti-vibration: getaran tidak menimbulkan efek khusus pada kulit namun peralatan yang bergetar dapat menyebabkan kerusakan syaraf di tangan. Jenis sarung tangan ini diperuntukkan untuk mengatasi masalah tersebut.

Tips Mengenakan Sarung Tangan

Sarung tangan akan menjadi tidak layak jika seorang pekerja menempatkan tangan yang sudah terkontaminasi ke dalam sarung tangan tersebut. Penting untuk mengikuti langkah-langkah tertentu untuk mengenakan sarung tangan dengan baik sehingga fungsinya benar-benar dapat dirasakan. Pertama, yaitu meyakinkan bahwa sarung tangan yang digunakan sesuai dengan ukuran tangan pemakai. Sarung tangan harus digunakan sesuai ukuran tangan berikut dengan jari-jari tangannya sehingga tidak ada kulit tangan yang terbuka. Jika sarung tangan tersebut ukurannya tidak sesuai, misalnya terlalu besar atau terlalu kecil maka akan mengganggu pekerja tersebut saat bekerja.

Kedua, yaitu memastikan bahwa tangan yang akan mengenakan sarung tangan sudah bersih dengan dicuci terlebih dahulu jika diperlukan. Periksa bahwa sarung tangan tersebut juga bersih dan periksa apakan ada lubang atau sobekan. Jangan menggunakan sarung tangan yang sudah rusak karena tidak dapat melindungi kulit dengan sempurna.

Saat melepaskan sarung tangan, berhati-hati untuk tidak menyentuh bagian yang kotor dari sarung tangan tersebut. Buang sarung tangan sekali pakai di tempat sampah. Jika sarung tangan tersebut dapat digunakan kembali, cuci sarung tangan tersebut dengan sabun dan air atau mengikuti petunjuk yang diberikan. Tempatkan sarung tangan di dalam tas atau tempat lainnya agar sarung tangan tersebut terjaga kebersihannya.

Iklan Sponsor

iklan mediak3
About Armein Hutagaol 198 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*