Bagian-bagian dari Scaffolding dan Fungsinya

bagian bagian dari scaffolding
Image via katigaku.top

Berikut adalah bagian-bagian dari scaffolding dan fungsinya sebagai bahan referensi buat Anda pada saat pemasangan scaffolding, yaitu:

bagian scaffolding dan fungsinyaBagian Scaffolding dan Fungsinya

Pelat Dasar

Terbuat dari bahan baja dengan patok ditengah untuk menahan pipa.Terkadang pelat dasar dipakukan atau dilekatkan pada papan pelapis untuk mencegah gerakan lateral teristimewa jika tidak diikat atau saat mengerjakan lift.

Clamp/Coupler/Fitting:

Perangkat dari metal atau alat atau komponen digunakan untuk menyambung pipa, mengeratkan sambungan pipa atau mengunci antar pipa dari pipa dan coupler scaffold.

Cross Ledger Brace:

Penting untuk kekuatan struktur dan dipasang secara diagonal melintang diantara ledger, pengganti pasangan dari standard Cross brace umumnya langsung dipasangkan ke standard. Ledger brace dipasangkan ke ledger.

Facade’ Bracing atau Sway Brace:

Adalah pipa yang dipasang didepan scaffold untuk menahan scaffold tidak bergoyang. Melintang dari dasar sampai ketitik tertinggi dari scaffold dengan kemiringan antara 35º dan 55º dan dipasang pada dasar dan setiap level dari lift juga untuk standard atau ujung dari transom. Satu dari sekian brace ini harus diikat setiap jarak 30 meter atau kurang sepanjang scaffold.

Intermediate Transom:

Dipasang diseberang ledger diantara transom utama dan berfungsi menopang scaffold board; kadang-kadang disebut sebagai board bearer.

Ledger:

Pipa mendatar yang menjadi penghubung dan menopang standard berfungsi menopang transom. Jarak vertical antara ledger ditentukan untuk penggunaan jenis scaffold yang diinginkan.

Lift:

Jarak vertical diantara permukaan yang ditopang pada scaffold dengan ledger yang terendah atau level dimana platform bias dibangun. Juga jarak vertical diantara ledger yang berdekatan atau ketinggian scaffold dimana platform dapat dibangun.

 Main Transom:

Dipasang mendatar pada sudut siku diseberang ledger didekat setiap pasang standard, atau dihubungkan langsung dengan setiap pasang standard. Menahan kedua baris dari standard pada posisinya dan membantu scaffold lebih kokoh. Berfungsi sebagai penopang board.

Platform:

Permukaan tempat kerja pada posisi diatas permukaan rendah. Platform dapat dibuat menggunakan lembaran papan kayu, deck dan platform yang di fabrikasi.

Personil Berkualifikasi:

Seseorang yang memiliki gelar tertentu, sertifikat atau pemahaman profesional, atau memiliki pengetahuan tinggi, pelatihan dan pengalaman yang mampu menunjukkan kemampuan dengan baik untuk memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan subyek tertentu, pekerjaan atau proyek.

Scaffold

Semua platform kerja di ketinggian (ditopang atau digantung) dan dengan struktur penopang termasuk titik penjangkaran, digunakan untuk membantu pekerja, material atau peralatan.

Standard:

Juga dikenal sebagai tiang. Adalah pipa scaffold tegak yang membagi seluruh beban ketanah. Setiap standard dipasangkan base plate yang menyebarkan beban mencegah ujung bawah pipa tenggelam masuk kedalam tanah.

Papan pelapis atau Pelat pelapis:

Diperlukan, teristimewa diatas jenis tanah tertentu sebagai sarana menyebar beban.

Pipa dan Coupler Scaffolding:

Scaffold, dimana standard, ledger, brace dan tie berupa pipa bulat yang disambung satu dengan lain dengan coupler yang dirancang sesuai tujuan.

Pipa and Penghubung sambungan:

Penghubung sambungan antara dua pipa secara memanjang.

Demikian penjelasan tentang bagian-bagian dari scaffolding dan fungsinya yang dikumpulkan oleh Media K3 dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat..

Armein Hutagaol
About Armein Hutagaol 164 Articles
HSE Blogger Indonesia. I stay in Batam. HSE is my profession and blogger is my hobby. Let's share each other to create the best safety culture in Indonesia. Stay safe and work safe. Remember ABC - Always Be Careful

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.